ONEWS.ID,Kayuagung(OKI),Mantan Kepala Desa Cahaya Emas, Kecamatan Mesuji Makmur, Kabupaten OKI yang saat ini terpilih menjadi anggota dewan Kabupaten OKI, didemo di Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat.
Massa yang tergabung dengan mengatasnamakan Serikat Pemuda dan Masyarakat (SPM) Sumsel ini mendatangi Kejari, meminta pihak penegak hukum untuk menindaklanjuti pengaduan mereka. Terkait dugaan mantan oknum kades Cahaya Emas atas kasus penggelapan bantuan sapi sebanyak 25 ekor dari pemerintah.”Tolong ditindaklanjuti. Ini bantuan pemerintah kok tidak jelas kemana sapi-sapinya.”tegas Yopi Metaha Ketua SPM, Senin (24/6/2019)
Menurut Yopi, hasil investigasi mereka dilapangkan dari penegakuan masyarakat. Bahwa bantuan sapi di desa mereka sudah banyak dijualkan. Padahal bantuan tersebut diperuntukkan bagi program pemberdayaan agar bisa dikembangbiakkan.
Informasi yang sama juga pernah diutarakan oleh warga desa setempat. Bahwa membenarkan kalau bantuan dari sapi di desa mereka sudah tidak jelas keberadaannya.”Informasinya dijualkan bantuan sapi untuk desa ini “ungkap warga tersebut.
Kajari OKI, Ari Bintang Prakoso mengucapkan terimakasih atas laporan dan pengaduan masyarakat terhadap persoalan ini. Pihaknya berjanji akan menindaklanjuti pengaduan ini.”Kami ucapkan atas informasinya. Akan kami tindaklanjuti pengaduan ini.”janji Kajari(red)
ONEWS.ID,Kayuagung (OKI) – Latif bin Sairi (30) warga, RT 07, Desa Mangun Jaya, Kecamatan SP Padang, tewas dibunuh orang tidak dikenal usai pulang nonton hiburan orgen tunggal (OT), di Desa Serigeni Lama, Kecamatan Kayuagung Kabupaten Ogan Komering Ilir.k
Kejadian bermula saat korban bersama temannya, Rizal alias Ujang bin Pani, menjemput di rumah korban sekitar pukul 20.30 WIB, Senin (24/6/2019) untuk menonton orgen tunggal, di Desa Serigeni Lama. Mengendarai motor Mio profit warna putih tahun 2019 belum memiliki nopol.
Sesampai di lokasi korban dan temannya menyaksikan hiburan orgen tunggal selama kurang lebih tiga jam. Pukul 12.00 korban dan temannya hendak pulang. Saat menuju perjalanan pulang, tiga motor dengan jumlah enam orang mendahului laju sepeda motor korban. Satu motor pelaku menendang motor korban hingga korban terjatuh.
Satu orang pelaku yang dibonceng turun dari sepeda motor. Dengan membawa senjata tajam. Dan menikamkan
sajamnya ke tubuh korban dibagian dada sebelah kiri, korban sempat melarikan diri kehutan, namun tetap dikejar oleh pelaku hingga meninggal dunia. Sementara teman korban yang melarikan diri dibiarkan lolos.
Teman korban sesampainya di rumah menginformasikan kejadian ini kepihak keluarga korban. Keluargapun mendatangi lokasi kejadian. Dan mencari keberadaan korban, tak lama kemudian korban ditemukan, pada Selasa (25/6/2019) dekat kuburan kebun duku, Desa Srigeni Baru, dalam kondisi sudah tak bernyawa.
Pihak Kepolisian Polres OKI, mendatangi TKP usai kejadian, korban dibawah ke rumah sakit Kayuagung, dan kasus pembunuhan ini masih dalam penyidikan apa motifnya. Polisi terus mengejar pelaku yang masih melarikan diri.
Kapolres OKI, AKBP Donny Eka Syaputra, SH SIk MM, membenarkan adanya kejadian pembunuhan tersebut. “Saat ini kasusnya masih dalam penyelidikan, dan pelaku masih dalam pengejaran.”tandasnya.(red)

ONEWS.ID,Cengal(OKI),-Gara-gara persoalan bisnis Dandi bin Beni (20), warga Desa Sungai Jeruju, Kecamatan Cengal. Tega menghabisi nyawa rekan bisnisnya, Catut bin Anel (35) warga yang sama, dengan cara menembak di dada kirinya hingga korban meninggal.
Kejadian ini bermotif, lantaran korban yang selama ini sering menjual kayu ke pelaku. Tidak lagi menjual kayunya ke pelaku. Hal inilah yang memicu sehingga terjadi ketersinggungan oleh pelaku.
Kepala Desa Sungai Jeruju, Edi Karso mengatakan, peristiwa berdarah tersebut terjadi di sawah Desa Sungai Jeruju dusun 1. Antara korban dan pelaku sebelum kejadian sempat bertengkar, kemudian terjadilah penembakan oleh pelaku dengan menggunakan senjata api rakitan.
Setelah menembak korban, pelaku melarikan diri, saat ini masih dalam pengejaran pihak kepolisian setempat. “Pihak kepolisian sudah datang ke TKP, saat ini pelaku dalam pengejaran.”kata kades.
Kapolres OKI, AKBP Donny Eka Syaputra, SH SIk MM, membenarkan telah terjadi penembakan di Kecamatan Cengal. Pihak Kepolisian Sektor Cengal telah turun ke TKP, dan pelaku masih dalam pengejaran.”Saat ini pelaku masih dalam pengejaran.”tandasnya(red