TRENDING NOW

ONEWS.ID.KAYUAGUNG(OKI).Tiga Ekor Kambing yang tak diketahui Kepemilikannya masuki halaman kantor Pemerintahan Kabupaten  Ogan Komering Ilir(Pemkab OKI)

,selasa(19/02).
Berdasarkan Pantauan Media dilapangan kambing ini terlihat masuk kehalaman Kantor Bupati sekira pukul 14,00 wib selasa(19/02) dari pintu belakang menuju area parkir tengah sambil memakan bunga yang ditanam disekelling area Parkir kantor.
Herman (62) selaku Satpol PP yang menjaga Keamanan kantor Pemkab mengatakan"saya sangat terkejut  melihat kambing itu masuk kesini,mungkin kesasar dan lapar, yaa jadi harus diusir keluarlah tak enak kantor Bupati ada binatang liar,ujarnya sambil mengusir kambing(red)
ONEWS.ID.KAYUAGUNG(OKI)Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Komering ilir(OKI)Melalui Puskesmas Celikah Kecamatan Kayuagung terus berupaya memberikan pelayanan kepada masyarakat celikah Khususnya warga terdampak banjir dengan cara mendirikan Posko Kesehatan di 3 lokasi,  lokasi Pos Kesehatan Pertama di Purna Jaya Kelurahan Sukadana, dan yang kedua di talang kubu masih dalam wilayah Kelurahasukadana serta di desa celikah kampung 3 RT 07 Desa celikah.
Susmiyati S.km M.kes
selaku Kepala Puskesmas Celikah  saat dibincangi ONEWS.ID di Pos Kesehatan Desa Celikah selasa(19/02) menyampaikan" untuk Pos Pelayanan Kesehatan  bagi masyarakat terdampak banjir kita sudah siapkan di 3 lokasi di pos pertama dan kedua kita sudah dirikan selama 1minggu dan untuk Pos ketiga ini baru 3 hari,disini tidak hanya melayani warga terdampak banjir tapi juga melayani warga yang ingin berobat dan untuk hari ini kita telah melayani sebanyak 16 pasien yang berobat diantaranya ada yang mengalami penyakit Kulit (gatal) dan penyakit lainnya semua itu tanpa dipunggut biaya alias gratis
Suryati(56) salah satu warga celikah yang telah memanfaatkan Pos kesehatan ini menyampaikan"Dengan adanyo Pos Pelayanan kesehatan ini saya sangat merasa terbantu karna lokasi nya memang dekat rumah dan juga obat-obatannya ada.(4nd1)
ONEWS.ID-Palembang(Sumsel)-Seiring dengan Kenaikan Volume Pembiayaan Kendaraan bermotor baik roda empat & roda dua di Sumsel  tepatnya di kota Palembang menjadikan hal positif bagi kita. Namun seiring dengan  perkembang pembiayaan tentunya ada berbagai  macam persoalan yang masih menjadi PR bagi Pelaku Perusahaan Pembiayaan. Salah satu PR yang saat ini menjadi Fokus bagi Perusahaan Pembiayaan adalah memberikan Edukasi  tentang Hak & Kewajiban Debitur.  Saat ini masih ada Debitur yang dengan sengaja menjual memindah tangan kendaraan tanpa persetujuan dari Pihak Leasing ( Perusahaan Pembiayaan )
Menurut  Abadi, SH selaku Ketua FKD APPI Sumsel-Babel ( Assosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia) secara tegas mengatakan bahwa Debitur Dilarang Mengalihkan, Menggadaikan, Menyewakan bahkan memperjual belikan ke Pihak Lain tanpa persetujuan dari  Leasing karena hal ini sangat bertentangan dengan Pasal 23 ayat 2 Undang Undang No. 42 tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia.
Abadi menghimbau kepada masyarakat utk tidak melakukan praktek Jual Beli Kendaraan yang masih dalam Objek Jaminan Fidusia. Bahkan Pihak Leasing tidak akan tinggal diam dan akan segera melakukan proses hukum jika ada Oknum Debitur dengan sengaja Menjual belikan tanpa ada persetujuan dari Pihak Leasing. Ditempat terpisah,  Konsultan Hukum Dodi IK menerangkan"
Sesuai dengan Pasal 36 Undang Undang No. 42 tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia.” Pemberi Fidusia yang mengalihkan, menggadaikan, atau menyewakan Benda yang menjadi objek Jaminan Fidusia sebagaimana dimaksud dalam Pasal 23 ayat (2) yang dilakukan tanpa persetujuan tertulis terlebih dahulu dari Penerima Fidusia, dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun dan denda paling banyak Rp. 50.000.000,- (lima puluh juta) rupiah. Terang Dodi IK(Red)