ONEWS.ID (OKI)--Pulau Maspari di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumsel, masuk nominasi surga tersembunyi terpopuler dalam ajang Anugerah Pesona Indonesia (API) 2020.

Pulau eksotis berbentuk ikan pari itu berada di Desa Sungai Lumpur, Kecamatan Tulung Selapan, OKI.

Keberadaan pulau ini menguatkan fakta bahwa Sumatera Selatan juga mempunyai hamparan pantai putih nan indah.

Secara fisiografis bentang alam Ogan Komering Ilir merupakan dataran rendah dengan rawa-rawa sebagai unsur utamanya. Ogan Komering Ilir juga menjadi wilayah di Sumsel dengan garis pantai terpanjang.

Bupati OKI, H. Iskandar, SE di Kayuagung mengatakan, pemkab sangat merespon positif anugerah ini karena menjadi media untuk promosi wisata daerah.

“Memang belum dipastikan bisa menang atau tidak, tapi setidaknya ini sudah satu langkah maju karena pariwisata itu membutuhkan promosi,” kata dia.

Peluang dari Pulau Maspari ini akan terpilih pada ajang anugerah yang digagas Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ini cukup terbuka karena beberapa keunggulan yang dimiliki.

Pulau yang berada di paling timur Provinsi Sumatera Selatan ini memiliki keindahan alam yang sangat alami seperti terdapatnya batu karang, pasir putih, serta air laut yang masih jernih.

"Tentunya kami semua merasa sangat bangga dengan potensi alam nan indah di pulau Maspari," ujarnya.

Di pulau Maspari sudah dikembangka n penangkaran kelompok Penyu Sisik salah satu jenis penyu yang sudah cukup langka.

Pulau ini masuk dalam kawasan terdepan berbatasan dengan Provinsi Bangka Belitung dan Lampung. Pulau Maspari ini akan menjadi ikon pariwisata, yang sangat membanggakan warga Sumsel untuk menyedot wisatawan lokal maupun mancanegara.

"Dengan pengelolaan yang baik, Maspari akan dikenal hingga ke Mancanegara dan menjadi salah satu wisata andalan di Provinsi Sumatera Selatan

Besar harapan Bupati, kepada masyarakat untuk memberikan dukungan yang bertujuan mempromosikan pariwisata asal Kabupaten OKI ini.

"Alhamdulillah juga saat ini masuk di nominasi 'surga tersembunyi terpopuler' dalam ajang Anugerah Pesona Indonesia (API)

Ayo bersama - sama kita dukung Pulau Maspari jadi pemenang API Award 2020 dengan cara kirim sms ketik API (spasi) 18G kirim ke - 99386, atau via Instagram dan Youtube melalui @APIaward," tutur Bupati(RIL/ANDI)


ONEWS.ID,(OKI) -Normal baru kawasan  wisata Teluk Gelam di Ogan Komering Ilir (OKI) kini menggeliat kembali. Bagi para traveler atau wisatawan domestic yang menyenangi kegiatan Outdoor activity atau liburan berbasis petualangan alam (adventure) kini dapat memacu andrenaline di kawasan danau seluas 250 hektar itu.

Bagi yang rindu adventure nuansa alam setelah lama tidak keluar rumah akibat pandemi covid-19. Wisata Teluk Gelam kini memberi sajian kegemaran dari; camping ground (bumi perkemahan), offroad juga cros country atau Tour Jeep keliling danau.

Seperti kemarin, Sabtu, (11/7) puluhan maniak adventure mendatangi track offroad yang dibangun di ex lapangan upacara Jamnas 2011 lalu itu.

Surya 42 tahun dari Komunitas Adhiyaksa Jeef Club mengaku puas usai menjajal jalur ekstrem dan berlumpur.

“Teluk Gelam potensial  bagi kami untuk bermain bersama teman-teman Jeep. Jalurnya lumayan panjang dengan kombinasi lengkap ada jurang, danau, arena lumpur yang sangat cukup menghangatkan adrenaline teman-teman Jeep,” ungkapnya.

Dia berharap menjelang kenormalan baru makin banyak even terselenggara di kawasan ini untuk memancing kedatangan wisatawan domestik maupun dari luar.

"Agar diramaikan lagi dengan even-even untuk mengundang wisatawan jelang normal baru nanti" ungkapnya.

Sementara Munandar anggota komunitas Jeep Adhayksa Jeep Club Sumsel mengatakan sangat berkesan dan ingin kembali mencoba jalur Jeep yang lebih menantang lagi.

"Anak-anak kita dan keluarga bisa aman dan nyaman." pungkasny.

Munandar dan komunitas Jeepnya mengaku akan membantu pemerintah daerah untuk mempromosikan wisata Teluk Gelam agar bangkit kembali.

"Kami akan datang lagi dan akan undang komunitas adventure lain untuk menjajal track disini." Ujar dia.

Sebelumnya Pemkab OKI telah memugar kawasan wisata Teluk Gelam agar hidup kembali. Pemkab telah memperbaiki hotel Kembar Teluk Gelam yang kini dijadikan pusat isolasi bagi Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien dalam Pengawasan (PDP) Covid-19.

Bupati OKI, H. Iskandar, SE menginginkan kawasan ini menjadi medical tourism, atau rumah sakit dengan nuansa pariwisata. Keberadaannya diharapkan menjadi pilihan masyarakat berobat tanpa keluar negeri.

"Orang berobat sekaligus berwisata disini sehingga cepat menyembuhkan penyakitnya atau recovery," ungkap Iskandar, Rabu (24/6) lalu.

Sebagai bentuk keseriusan pencapaian program, Iskandar mengaku pihaknya tengah menyiapkan infrastruktur pendukung serta melakukan kajian perencanaan dan mengundang investor berpengalaman dalam mengelola rumah sakit berkonsep itu.

Dengan demikian, masyarakat bisa mempertimbangkan berobat keluar negeri dan memilih rumah sakit ini yang nantinya memiliki fasilitas kesehatan lengkap pungkasnya.(ril/Andi)
ONEWS.ID,OKI--Wakil Ketua DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) H Muchendi Mahzareki SE beserta rombongan kunjungi SMA Negeri 4 Kayu Agung. Selain bersilaturahmi, kunjungan tersebut juga bertujuan untuk melakukan pemantauan serta pembinaan pembelajaran era new normal,Selasa(07/07/20)
Wakil Ketua DPRD Sumsel Muchendi Mahzareki SE datang bersama sejumlah
tenaga ahli DPRD, yakni H Muhammad Husni Thamrin, serta M Anton Andika SIP MSi.

"Alhamdulillah, saya senang sekali bisa datang hadir kesini (SMAN 4 Kayu Agung) untuk bersilaturahmi dan juga serap aspirasi dalam rangka kunjungan kerja saya sebagai anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan," kata Muchendi.

Dalam pertemuan itu, Kepala SMAN 4 Kayu Agung, Sutami Hamdani menjelaskan memasuki New Normal ini, pihaknya telah menyiapkan segala pendukungnya. Seperti Standar Operasional Prosedur (SOP), Sarana dan Prasarana (Sarpras), dan Kurikulum.

Terkait dengan sarpras pendukung protokol kesehatan, Sutami Hamdani menjelaskan telah disediakan semuanya. Seperti alat pendeteksi suhu tubuh (thermo gun), tempat cuci tangan, face shield, dan hand sanitizer. Selain itu, setiap yang memasuki lokasi SMA Negeri 4 ini diwajibkan memakai masker dan melewati protokol kesehatan yang ditetapkan.

“Bahkan kami telah menyiapkan tempat cuci tangan pakai sabun di tempat-tempat strategis,” jelasnya.

Diakui Sutami, meskipun semua sudah siap, terkait pembelajaran tatap muka pihaknya tetap menunggu petunjuk dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Baik petunjuk pelaksanaan (Juklak) maupun petunjuk teknis (Juknis) yang diberikan.

“Serta setelah mendapat izin dari pihak Pemerintah kabupaten Ogan Komering Ilir,” pungkasnya.(A2)