ONEWS.ID, JEJAWI(OKI)-Dalam Rangka Kunjungan Kerja Reses Anggota DPRD Kabupaten OKI tahun 2019 dari Daerah Pemilihan (Dapil) 2 yang diketua Wakil Ketua DPRD OKI dari Partai Amanat Nasional (Pan)  Hj.Yusmin dan Rombongan  yang dilaksanakan diaula kantor camat Jejawi   dihadiri Camat jejawi serta perangkat ,seluruh kepala desa, kepala sekolah dan tokoh masyarakat ,kamis(14/11).

Pada kunjungan kerja reses tersebut Hj.Yusmin atau yang lebih akrab disapa bik kas  dalam sambutanan menyampaikan siap menampung seluruh aspirasi masyarakat dan memperjuangkan nya karna reses ini merupakan rangkaian kegiatan wakil rakyat di wilayah dapil binaannya yang bertujuan untuk melakukan kunjungan kerja dan silaturahmi dengan masyarakat untuk menyerap aspirasi dan mengetahui apa yang menjadi keluhan ditengah masyarakat.

"Apapun usulan dan aspirasi masyarakat dari Dapil 2 kami akan ditampung dan dikawal serta akan menjadi prioritas pembanguan serta apa yang menjadi kendala yang dihadapi masyarakat akan kita perjuangkan demi kesejahteraan masyarakat baik dalam segi pembangunan maupun pelayanan, bantuan pemerintah untuk rakyat harus merata dan tepat sasaran,ujarnya

Dikesempatan yang sama Camat Kecatamatan Jejawi Arianti  menyambut baik digelarnya reses anggota DPRD Kabupaten OKI atas kunjungan seluruh anggota DPRD dapil 2 di wilayah kerjanya.

"Semoga kedatangan anggota DPRD OKI melalui kunjungan kerja reses tahun 2019 ini agar aspirasi dari masyarakat  ditampung dan dikawal serta diperjuangkan melalui dinas terkait agar dapat terealisasikan demi kesejahteraan masyarakat dalam segi pembangunan dan pelayanan,harap arianti(andi)

ONEWS.ID,Kayuagung(OKI)
Pembeli adalah Raja itulah Kiasan para Pedangang dalam melayani konsumen Tapi hal ini tidak berlaku bagi Konsumen SPBU (24-306-169) yang beroperasi di desa celikah tepat di jalan lintas timur kecamatan kayuagung Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Kamis(14/11)
MD (56) salah satu Pengedara Mobil yang merasa kecewa atas pelayanan salah satu Tempat pengisian bahan bakar  tersebut menuturkan"Kita kecewa atas pelakuan petugas SPBU ini dimana kita telah mengantri lama karna panjangnya antrian untuk mendapat bahan bakar jenis Premium tiba tiba ada mobil yang diduga milik oknum anggota Polisi langsung menyerobot dari depan tanpa memperdulikan antrian pengedara lain serta langsung dilayani oleh petugas SPBU tanpa alasan yang jelas dan tidak meminta izin lagi kepengedara yang lagi antri, ungkap md dengan nada kesal
Lanjutnya, kepada petugas SPBU hendaknya tidak membeda bedakan konsumen, jangan mentang mentang dia anggota langsung dilayani tanpa alasan yang jelas dan juga diharapkan hal seperti ini jangan
dibiasakan,seandainya memang penting paling tidak mohon izin atau ada alasan tertentu yang agar dapat segera dilayani.
Menanggapi hal ini Manager SPBU Celikah  alfian menyampaikan "mengenai pelayanan tentunya kami utamakan tetapi kalau memang ada yang menyerobot  harus ada izin dari petugas operator dan pengawas kami agar kami mengetahui tujuan dan alasan mengapa menyerobot antrian, seandainya itu penting tentu kami izinkan mungkin mau ada penangkapan atau mau mengantar orang sakit tapi kalu tidak ada alasan yang mendesak dan dilayani oleh petugas Kami. Maka saya akan langsung SP3 kan petugas tersebut. (red)
ONEWS.ID,BOGOR, - Percepatan pembangunan nasional yang menjadi fokus Presiden RI Joko Widodo menjadi hal utama yang menjadi prioritas program kerja Pemkab Muba dibawah nahkoda Bupati Muba Dodi Reza.

Hal ini diungkapkan Bupati Muba Dodi Reza saat menghadiri Rakornas Pemerintah Pusat dan Forkopimda Tahun 2019 di Sentul International Convention Center (SICC) Bogor Provinsi Jawa Barat, Rabu (13/11/2019).

"Melalui program-program kerja yang dijalankan selama dua tahun belakangan ini, Pemkab Muba tentu all out mendukung prioritas pembangunan nasional," ujar Bupati Muba Dodi Reza.

Mendagri Tito Karnavian mengatakan forum ini merupakan bentuk penyampaian langsung dari visi dan misi presiden kepada daerah. Tito mengatakan pemahaman di tingkat daerah, adalah kunci berjalannya program yang direncanakan pemerintah pusat.

"Harapannya visi misi presiden betul-betul lebih clear dan terarah. Ada satu pihak yang punya peran penting untuk keberhasilan visi misi presiden, yakni pemerintah daerah," kata Tito dalam sambutannya.

Tito mengatakan Presiden Joko Widodo telah memaparkan visi dan misinya untuk lima tahun pemerintahan ke depan. Namun paparan itu belum pernah dilakukan secara langsung di hadapan seluruh unsur pimpinan daerah.

Tito ingin agar lima visi yang dipaparkan Jokowi, mulai dari pembangunan manusia, pendidikan dan kesehatan, melanjutkan infrastruktur, menyederhanakan aturan investasi, dan reformasi birokrasi, bisa benar-benar dipahami. Selain itu keinginan Jokowi untuk mempermudah membuka lapangan kerja, juga harus dipahami di tingkat daerah.

"Hari ini, ada 2.693 orang yang datang di sini, mulai dari kepala daerah, DPRD, Kejaksaan, Polri, juga TNI, dan kami siap mendengar arahan Bapak. Kita semua ingin mendengarkan langsing visi misi untuk lima tahun ke depan," kata Tito.

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo memberikan apresiasi atas penyelenggaraan acara rapat koordinasi nasional Indonesia maju pemerintah pusat dan forkopimda tahun 2019. Menurut Jokowi, rakornas ini merupakan yang terlengkap dan terpenting selama ini. Hal itu diungkapkan Jokowi disaat menjadi keynote speaker dengan mengusung tema “Sinergi Pelaksanaan 5 (Lima) Prioritas Pembangunan Nasional Untuk Mewujudkan Indonesia Maju”.

"Rakornas ini sangat penting karena menghadirkan seluruh kepala daerah, sampai unsur forkopimda yaitu DPRD, TNI, polri, sampai kejaksaan," kata Jokowi.

Menurut Jokowi, pertemuan yang menghadirkan seluruh unsur pemerintah daerah tersebut merupakan ide yang cemerlang dan sangat dibutuhkan khususnya dalam hal penyamaan visi pembangunan. "Lima visi pembangunan yang sudah menjadi komitmen harus mampu diimplementasikan dari tingkat pusat sampai daerah," jelas Jokowi.

Dalam lima visi pembangunan tersebut, selanjutnya Jokowi memfokuskan arahannya pada 2 (dua) agenda besar bangsa Indonesia.

"Dua agenda besar bangsa yang harus menjadi perhatian kita bersama adalah soal cipta lapangan kerja dan investasi," ungkap Jokowi.

Jokowi menjelaskan, bangsa Indonesia perlu segera memperbaiki regulasi dan mengurangi produksi regulasi yang tidak perlu demi meningkatkan investasi dan lapangan kerja. Demi mewujudkan hal tersebut tentunya peran DPRD dan pemerintah daerah harus di optimalkan dengan dukungan polri dan kejaksaan sebagai unsur pengawas serta TNI sebagai garda terdepan keamanan nasional.

Di akhir sambutannya Jokowi menyampaikan agar seluruh unsur pemerintah daerah bersama mengawasi setiap pengambilan kebijakan dan implementasi kegiatan sesuai dengan lima visi pembangunan. "Saya akan melihat ke depan, tentunya sanksi sudah disiapkan bagi pihak–pihak yang melanggar dan tidak patuh aturan," tutur Jokowi.(sof)