ONEWS.ID, KAYUAGUNG (OKI) -Menjelang diresmikannya Jalan Tol Trans Sumatera Ruas Terbangi - Pematang Panggang - Kayuagung, PT Waskita Sriwijaya Tol melakukan perbaikan jalan Desa Pedu - Jakabaring sepanjang 3 Km.

“Sebagai tanggungjawab kepada masyarakat jalan tersebut diperbaiki," ujar Bambang E Kuntjoro Pimpinan Proyek Tol Kayuagung - Palembang, melalui suratnya ke Pemkab OKI, Sabtu, (21/9).

Bambang menjelaskan pihaknya telah melakukan pengaspalan jalan sepanjang 13 km dengan lebar 11,2 meter.

Selain sebagai jalur aktivitas warga, tambahnya jalan itu juga akan difungsionalkan sebagai akses keluar tol Kayuagung - Jakabaring.

“Menjelang diresmikannya ruas tol Pematang-Kayuagung-Palembang jalan ini bisa difungsionalkan sebagai akses keluar” Tungkasnya.

Dalam rangka percepatan fungsional tol dan memberikan dukungan perbaikan jalan, PT Waskita Sriwijaya Tol meminta dukungan Pemkab OKI.

Bupati OKI, melalui Kepala Dinas Pertanahan Kabupaten OKI, Pratama Suryadi mengatakan Pemkab OKI akan memberikan dukungan serta memberi jaminan kelancaran perbaikan dan pengaspalan jalan.

“Jalan ini kan untuk akses aktivitas warga juga akan difungsionalkan sebagai pintu keluar jelang diresmikannya tol PPKA oleh Presiden. Tentu kita berikan dukungan” Ungkap Pratama.

Pemkab OKI tambah pratama akan membantu PT WST dalam hal sosialisasi kepada masyarakat.(red )

ONEWS.ID, KAYUAGUNG (OKI )-Bupati Ogan Komering Ilir (OKI), H. Iskandar, SE menginginkan penambahan exit tol Trans Sumatera di wilayah Kabupaten OKI, mampu membuka gerbang ekonomi desa.

Iskandar menjelaskan sektor yang dapat terdampak ekonominya dari pengembangan exit tol Trans Sumatera ialah sektor pertanian, perkebunan dan ekonomi rakyat baik di Kecamatan Mesuji, dan Kecamatan Lempuing maupun wilayah sekitarnya.

“Jadi kita ini membukakan gerbang ekonomi desa. Di wilayah Lempuing, Mesuji dan sekitarnya adalah sentra pertanian dan perkebunan. Diharapkan dengan adanya pintu tol itu berdampak positif bagi warga sekitar,” jelasnya, saat menghadiri rapat tindaklanjut pembangunan exit tol trans Sumatera  bersama Balai Besar Pemeliharaan Jalan Nasional (BBPJN) V di Palembang, Jum’at, (20/9).

Menurut Iskandar, daerah yang dilalui jalan tol harus bisa mendapatkan manfaat dari tol tersebut. Terlebih karena dengan adanya tol, maka perekonomian daerah yang terlalui akan menurun karena para pengendara tidak lagi melewati atau bisa mampir di daerah mereka.

Selain sebagai akses hasil bumi pertanian dan perkebunan tambah Iskandar agar perekonomian tetap tumbuh, sektor UMKM juga perlu diberi akses.

"Bagaimana membangkitkan sektor UMKM menjadi pusat pertumbuhan baru, Bagaimana rest area diisi untuk menampung UMKM untuk pusat pertumbuhan ekonomi baru," ucapnya.

Setelah usul penambahan Exit tol di setujui Kementerian PUPR, Pemkab OKI bersama BBPJN V terus melakukan upaya percepatan realisasai.

“Akhir Desember sudah proses tender namun sebelum itu Pemkab harus selesaikan Feasibility Study (FS) dan DED serta kesediaan lahannya” Ujar Kepala BBPJN V Palembang Kiagus Syaiful Anwar.

Syaiful Anwar menjelaskan panjang dan lebar jalan untuk memenuhi Readines Criteria (RC) Exit Tol Trans Sumatera di Wialayah OKI, yaitu sepanjang 17 km dengan lebar jalan 6 meter, bahu jalan sekitar 1,5 M ditambah saluran 1 meter.

“Jadi exit tol itu akan terhubung ke jalan nasional (lintas timur). 11 km oleh Pemkab OKI dan 6 KM dari Pemprov Sumsel total 17 Km” Terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kabupaten OKI, Ir, Hafidz, MM mengungkap pihaknya sudah siap melakukan Uji kelayakan dan DED untuk memenuhi Readines Criteria (RC).

“Oktober kita sudah lakukan FS dan DED, mudah-mudahan akhir tahun ini pihak balai sudah bisa lakukan tender kontruksinya” Ungkap Hafidz.

ONEWS.ID,KAYUAGUNG(OKI)-Salah seorang pelaku jambret yang kerap beroperasi di wilayah Kecamatan Kayuagung Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) diringkus oleh jajaran tim Macan Komering dan Polsek Kayuagung, Kamis (19/09), sekitar jam 00.30 WIB.
Pelakunya adalah Candra Ismail (24), warga Kelurahan Kedaton Kecamatan Kayuagung, yang sempat dicari polisi setelah terlibat aksi pencurian dengan kekerasan dengan modus jambret pada  Sabtu (8/6) yang lalu, di  Jalan  Lintas Timur Kelurahan Sidakersa Kecamatan Kayuagung OKI.
Di mana dalam aksinya tersebut pelaku berhasil membawa kabur satu buah tas dompet milik korban milik  Eli Yanti (40), seorang pedagang yang tinggal di Desa Muara Baru Kecamatan Kayuagung.
Sebelum kejadian, korban sedang mengemudikan sepeda motor lalu datang pelaku dari arah belakang dan langsung memepet korban, kemudian pelaku langsung menarik tas  korban hingga talinya putus. Tas tersebut berisi uang tunai Rp300 ribu.
Kapolres OKI AKBP Donni Eka Syaputra SH SIk MM didampingi Paur Binops Bag Ops Iptu Bambang Pancawala SH saat dikonfirmasi, Jumat (20/09), mengatakan, penangkapan  Candra berawal dari informasi yang diterima pihak kepolisian yang sedang melakukan penyelidikan atas keberadaan pelaku.
Kepada polisi, Candra mengaku telah beberapa kali melakukan  aksi jambret di wilayah hukum Polsek Kayuagung. (red-hms Polres )