Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 4 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Polemik Kursi Bisnis Haji Kementerian BUMN Bantah Gratis

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengungkapkan bahwa DPR meminta siapkan sebanyak 80 kursi kelas bisnis
Alfi SalamahAlfi Salamah22 Juni 2023 Info Haji
DPR RI Perintahkan Garuda Siapkan 80 Kursi Kelas Bisnis
Arya Sinulingga, Staf Khusus (Stafsus) III Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dengan Tegas Menyatakan Bahwa Permintaan DPR untuk 80 Kursi Kelas Bisnis Kepada Garuda Indonesia Tidak Melakukan Secara Cuma-Cuma (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Arya Sinulingga, Staf Khusus (Stafsus) III Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dengan tegas menyatakan bahwa permintaan DPR untuk 80 kursi kelas bisnis kepada Garuda Indonesia tidak melakukan secara cuma-cuma.

“Saya perlu jelaskan, DPR itu bukan minta gratis, DPR itu bayar. Mereka minta bisnis karena mereka bayar bisnis. Jadi, itu betul-betul bukan ada fasilitas khusus dikasih DPR, tidak,” ujar Arya saat Ngobrol Pagi Seputar BUMN (Ngopi BUMN) di gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis.

Garuda Indonesia Dapat Keuntungan Besar

Menurut dia, justru dengan pemesanan 80 kursi kelas bisnis tersebut, Garuda Indonesia akan mendapatkan keuntungan besar.

“Ini tidak minta gratis, bayar juga, yang untung siapa? Kami untung besar. Jadi, kalau DPR pesan itu BUMN-nya untung besar, dapat muatan, margin gede. Jadi, kami bukan tertekan oleh DPR. Kami bahagia dengan pesanan DPR karena menguntungkan bagi kami,” ujar Arya.

Oleh karena itu, dia pun meminta kementerian/lembaga lainnya untuk tetap memakai maskapai Garuda Indonesia seperti misalnya saat melakukan perjalanan dinas.

“Malah kami dorong jika bisa DPR, pemerintah lainnya tetap pakai Garuda semua tiketnya, jangan pakai yang lain. Kalau bisa pesan jauh-jauh hari, jadi kalau bisa kami minta semua kementerian itu pesan jauh-jauh hari kalau ada perjalanan dinas maka pesan lah tahunan,” katanya.

“Jadi, mohon kepada seluruh lembaga negara pakai Garuda, jangan yang lain supaya kami bisa semakin terbang tinggi supaya bisnis kami juga makin bagus, tolong pesan jauh-jauh hari,” ujar Arya.

“Tiket itu untuk tim pengawas haji DPR ke tanah suci Makkah, dalam rangka menjalankan tugas pengawasan tidak gratis, tapi dibayar penuh oleh Sekretariat DPR RI,” kata Indra di Jakarta, Kamis (15/6/2023).

DPR RI Bentuk Dua Tim Tugas Pengawasa

Indra menjelaskan bahwa dalam menjalankan tugas pengawasan haji, DPR RI membentuk dua tim, yakni Tim Pengawasan Persiapan Haji dan Tim Pengawasan Pelaksanaan Haji.

Karena itu menurut dia, untuk mengakomodasi tim yang terdiri dari anggota DPR beserta tim pendukung dari Sekretariat Jenderal DPR RI itu, membutuhkan 80 kursi kelas bisnis.

Rapat Dengar Pendapat Komisi VI DPR RI

Dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi VI DPR RI di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (13/6/2023).

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengungkapkan. Bahwa DPR meminta siapkan sebanyak 80 kursi kelas bisnis untuk anggota DPR berangkat haji ke Tanah Suci.

Irfan mengatakan, permintaan tersebut tersampaikan oleh Sekjen DPR RI Indra Iskandar.

Namun, Irfan mengatakan, Garuda Indonesia belum bisa memastikan tambahan pesawat untuk kepentingan DPR tersebut. Karena memerlukan izin dari General Authority for Civil Aviation (GACA) Arab Saudi.

Arya Sinulingga BUMN Info Haji 2023 Komisi VI DPR RI
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleWamenag Ungkap Pelaksanaan Haji Tahun Ini Hadapi Tantangan
Next Article Misi Mulia Petugas Haji Meneguhkan Niat Melayani Tamu-Tamu Allah

Informasi lainnya

Haji 2026 Diperketat, Jemaah Tak Sehat Terancam Gagal Berangkat

8 Januari 2026

Antrean Haji Reguler 26 Tahun, Haji Khusus Jadi Opsi

22 Desember 2025

Biaya Haji 2026 Turun Tipis, Jamaah Sampang Tetap Sambut Positif

26 November 2025

Durasi Haji 2026 Disingkat, Tinggal 38 Hari bagi Jemaah Indonesia

20 November 2025

Kemenhaj Pastikan Asrama Haji Siap Sambut Musim 2026

18 November 2025

Kemenhaj Umumkan Penyakit Tak Lolos Syarat Haji 2026

5 November 2025
Paling Sering Dibaca

Mengukir Adab Haji dan Sunnah Wasiat Sebelum Berangkat

Islami Alfi Salamah

Politik Sengketa, Demokrasi yang Tercederai

Editorial Udex Mundzir

Sentralisasi Berkedok Nasionalisme

Editorial Udex Mundzir

Tessa Wijaya, Wanita di Balik Kesuksesan Xendit

Profil Assyifa

Tom Lembong dan Kriminalisasi Kebijakan Publik

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.