Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Erupsi Gunung Ibu, Warga Diminta Jauhi Kawah Aktif

Lupa Takbir Shalat Id, Sahkah Ibadahnya?

Krisis Air Bersih Cisayong Saat Lebaran

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 25 Maret 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Husodo Angkosubroto: Nahkoda Gunung Sewu Group

Kepemimpinan yang visioner mampu mengubah bisnis keluarga jadi konglomerasi lintas sektor.
ErickaEricka27 Maret 2025 Profil
Profil Husodo Angkosubroto pemilik Gunung Sewu
Husodo Angkosubroto pemilik Gunung Sewu (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jejak bisnis yang ditinggalkan oleh Dasuki Angkosubroto, pendiri Gunung Sewu Group, kini terus berkembang di tangan sang anak, Husodo Angkosubroto. Berawal dari perusahaan dagang komoditas sederhana yang berdiri pada 1953, Gunung Sewu kini menjelma menjadi kelompok usaha besar dengan sayap bisnis yang melebar ke berbagai sektor: agribisnis, properti, asuransi, hingga pertambangan.

Husodo mulai bergabung dengan Gunung Sewu Kencana (GSK) sejak tahun 1977. Sejak itu, ia berperan aktif dalam ekspansi dan transformasi perusahaan. Setelah sang ayah wafat pada tahun 2009, Husodo resmi mengambil alih kepemimpinan perusahaan dan berhasil membawanya menjadi salah satu konglomerat penting di Indonesia.

Salah satu pencapaian besar GSK di bawah kepemimpinan Husodo adalah ekspansi besar di sektor agribisnis lewat Great Giant Pineapple (GGP). Perusahaan ini mengelola 30.000 hektare kebun nanas di Lampung, mengolah sekitar 500.000 ton nanas per tahun, dan mengekspornya ke lebih dari 60 negara. Ini menjadi bukti kuat bagaimana sektor pangan Indonesia bisa bersaing secara global.

Selain itu, GSK juga membuktikan kiprahnya di sektor properti dan asuransi. Bisnis real estat dan manajemen aset berkembang pesat, begitu pula layanan perlindungan keuangan untuk masyarakat. Tak berhenti di sana, GSK juga masuk ke sektor manufaktur dan energi, bahkan menguasai 75% saham perusahaan tambang batu bara Baramutiara Prima (BMP), yang merupakan anak usaha dari Cargill Tropical Palm PTE LTD.

Berkat strategi diversifikasi yang matang, nama Husodo tercatat dalam daftar 50 orang terkaya Indonesia versi Forbes pada 2021 dan 2024. Pada tahun 2024, kekayaannya tercatat mencapai USD 1,3 miliar atau setara Rp21,4 triliun, menempatkannya di posisi ke-43 orang terkaya Indonesia.

Transformasi bisnis yang dilakukan oleh Husodo adalah salah satu contoh sukses regenerasi bisnis keluarga di Indonesia. Ia berhasil menjaga warisan sang ayah sekaligus membawa Gunung Sewu masuk ke era baru. Dengan ekspansi internasional yang terus tumbuh, reputasi dan pengaruh Husodo Angkosubroto di dunia bisnis Indonesia kian tak terbantahkan.

-Key-phrase: Meta Deskripsi:

Gunung Sewu Grup Husodo Angkosubroto Profil
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleAirlangga Bantah Uang Lebaran 2025 Merosot Tajam
Next Article Adam D’Angelo: Pendiri Quora dan Mantan CTO Facebook

Informasi lainnya

Ma Eroh, Perempuan Bertangan Batu

31 Januari 2026

Malahayati, Laksamana Laut Perempuan

30 Januari 2026

Göbekli Tepe: Terungkapnya Misteri Peradaban Tertua

29 Januari 2026

Mas Isman, Komandan Rakyat Muda

29 Januari 2026

S.K. Trimurti: Suara Perempuan Merdeka

28 Januari 2026

Tan Malaka: Pejuang Tanpa Mahkota

27 Januari 2026
Paling Sering Dibaca

Chef Degan Septoadji: Membawa Rasa Indonesia ke Meja Dunia

Biografi Alfi Salamah

Pajak dan Beban Kehidupan

Editorial Udex Mundzir

Makna Kiai dalam Tradisi Jawa: Antara Simbol dan Ilmu

Islami Lisda Lisdiawati

Korupsi Kuota Haji Tak Boleh Dimaafkan

Editorial Udex Mundzir

Jangan Lempar Beban ke Rakyat

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Kesehatan
Lisda Lisdiawati14 Maret 2026

Mengapa Banyak Orang Sakit di 10 Hari Terakhir Ramadan?

268 Views

Waktu Pencernaan Makanan, Kenali Sebelum Mengatur Pola Makan

Analisis Bosscha: Hilal Lebaran 2026 Sulit Terlihat

Prioritas Silaturahmi Lebaran, Siapa Didahulukan?

Krisis Air Bersih Cisayong Saat Lebaran

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi