Gubernur Sumsel Herman Deru dan Wagub Sumsel Mawardi Yahya memperlihatkan bukti pembayaran pajak melalui e-filling. Foto : Humas Pemprov Sumsel.

ONEWS.ID, PALEMBANG – Gubernur Sumsel, Herman Deru, dan Wakil Gubernur Sumsel, Mawardi Yahya, menyampaikan SPT Tahunan PPh Orang Pribadi Tahun 2018 melalui e-Filing dalam acara Pekan Panutan Penyampaian SPT Tahunan PPh Orang Pribadi, Selasa (12/3), di Kantor Wilayah Direktorat Jendral Pajak (DJP) Sumsel dan Kepulauan Babel. Melalui aksi ini, mereka berdua berharap dapat meningkatkan kepatuhan warga Sumsel menyampaikan SPT dan membayar pajak.

“Moment ini saya anggap penting, kenapa? Karena masyarakat kita selalu menuntut keteladanan. Untuk itu, siapapun itu mau pemimpin daerah, institusi maupun negara, harus memberikan contoh dan aksi nyata,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Herman Deru juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi pada seluruh wajib pajak ASN, pengusaha maupun Orang Pribadi yang sudah tertib melaporkan pajak dan membayarnya. Meskipun diakuinya masih ada 1-2 target yang belum tercapai.

Dikatakan mantan Bupati OKU Timur dua periode tersebut, saat ini memang pelayanan dan kemudahan yang diberikan kantor pajak sudah jauh lebih maksimal. Namun demikian menurutnya tetap dibutuhkan edukasi dari pemerintah, tokoh adat, tokoh agama dan lainnya untuk mengajak golongan dan masyarakat agar lebih paham manfaat pajak bagi pembangunan.

“Harus kita akui pembangunan di Indonesia ini menitikberatkan pada penerimaan pajak. Apapun bentuknya semua berperan termasuk perseorangan juga sangat penting. Minimal memberikan teladan pada keluarga untuk membayar pajak,” tambahnya.

Agar masyarakat lebih patuh menyampaikan SPT dan membayar pajak, Herman Deru juga menyarankan agar petugas pajak jangan terlalu menonjolkan punishment kepada para wajib pajak. Melainkan melakukan pendekatan dengan edukasi tentang pentingnya membayar pajak.

“WP ini kalau sudah dengar denda banyak mereka malah tidak mau bayar. Jadi saran saya jangan terlalu ditonjolkan punishmentnya, melainkan edukasinya yang diperlukan. Soalnya potensi di Sumsel ini masih banyak,” terangnya.

Senada dikatakan Wakil Gubernur Sumsel, Mawardi Yahya. Menurutnya Pemprov Sumsel menyambut baik acara Pekan Panutan Penyampaian SPT Tahunan PPh Orang Pribadi. Dengan dikomandoi dirinya dan Gubernur Sumsel langsung diharapkan masyarakat semakin taat menyampaikan SPT dan membayar pajak.

“Pembangunan kita ini 80 persen ditopang pajak. Kalau pembayar pajak tersendat tentu akan mempengaruhi pembangunan, pembayaran gaji pegawai dan lainnya. Makanya saya dan Gubernur Sumsel mengomandoi penyerahan SPT tahunan ini,” jelasnya.

Dikatakannya, dibandingkan negara lain, pajak di Indonesia tergolong rendah dan kecil. Kebijakan pemerintah itu menurutnya patut disyukuri. Untuk itu, iapun meminta semua pimpinan instansi bergerak mengomandoi pegawainya untuk tertib membayar pajak, karena ia meyakini jika semua instansi dan stakeholder memberikan contoh pada pegawai di lingkungan, target pencapaian pajak akan cepat terpenuhi.

“Jangan sampai sudah rendah tapi tidak mau dan malas membayar. Dan petugas juga hendaknya mempermudah penyampaian masalah data,” jelasnya.(ril)
ONews

ONews

Indeks berita terbaru hari ini dari peristiwa, kecelakaan, kriminal, hukum, berita unik, Politik, dan liputan khusus di Indonesia dan Internasional.

Post A Comment:

1 comments:

  1. Mau deposit untuk main poker online?
    Tapi males keluar jauh-jauh ke ATM?
    Sekarang Di Anapoker, bisa deposit Melalui OVO lho

    Ajak juga temen lo untuk deposit pake OVO di Anapoker.
    Ada bonus nya lho, Hanya untuk kamu.

    Ada bonus juga untuk Member baru yang Daftar pake OVO..
    TUNGGU APA LAGI, Buruan Daftar di Anapoker.

    Situs Terpercaya, Proses dana cepat.
    Pemain VS Pemain, No Robots!!

    Kunjungi kami Segera
    WA : 0852-2255-5128
    BBM : D8B84EE1
    ( https://bit.ly/2Fngs9D )

    BalasHapus