ONEWS.ID-Kayuagung-(OKI)-Pengurusan Data Kependudukan baik Pembuatan KK maupun Akta Kelahiran di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil(Disdukcapil) Kabupaten OKI Sumatera Selatan dirasa masyarakat rumit dan berbelit-belit dimana persyaratan administrasi yang diterapkan di Disdukcapil setempat sangat menyulitkan menghambat hakekat baik warga yang hendak berurusan menyangkut legalitas kependudukan.ku


Hal tersebut diungkapkan salah satu warga kecamatan tanjung lubuk Kobar(48) kepada wartawan saat berada dikantor Disdukcapil Kabupaten OKI ketika hendak mengurus kelengkapan data kependudukan jum'at(14/12/2018)


Dikatakan dia dimana persyaratan yang di terapkan membingungkan,disamping itu juga lokasi kantor yang jauhl sehingga memberatkan ketika pengurusan data kependudukan yang diinginkan ditolak akibat sedikit kesalahan kelengkapan persyaratan.


"Ya karena kurang pengantar dari kecamatan pembuatan pembaharuan KK ditolak oleh petugas padahal lembaran F1 sudah ditandatangani pihak kecamatan dan juga KK yang lama kita cantumkan dipersyaratan tersebut, sedangkan sebelumnya tidak terlalu rumit cukup lampirkan fhoto copy KTP,fhoto copy buku nikah dan melampirkan KK asli,kita mau datang ke kantor Disdukcapil ini naik ojek kalau ditolak seperti ini tentu biaya transportasi jadi mahal,jadi kita bingung dengan aturan yang di terapkan Disduk capil,"ucapnya.


Senada dikatakan Leha warga Kayuagung diakunya dirinya datang ke kantor Disdukcapil hendak membuat akta kelahiran anaknya akibat fhoto copy buku nikah tidak di legalisir dari KUA pengajuan pembuatan Akta Kelahiran tersebut ditolak oleh petugas untuk kiranya hal legalisir tersebut dilengkapi.


"Kalau mau bilang kecewa ya jelas kecewa,seharusnya pihak disdukcapil memahami kesulitan masyarakat ini, persyaratan lain sudah lengkap semua hanya karena fhoto copy surat nikah tidak dilegalisir berkas ditolak emang buku nikah ini bisa dibuat-buat,bisa mengada-ada,jelas yang kita ajukan ini memang dari KUA bukan dipalsukan, mana berani kita memalsukan data apalagi menyangkut data kependudukan, "tuturnya.


"Baru-baru ini saya dengar tempat lahir anak yang tercantum di KK harus ditulis alamat asal daerah bukan desa ataupun kecamatan,ini tambah rumit bagaimana jika KK yang dibuat masih pola lama sedangkan KK ini yang menerbitkan Disdukcapil sendiri,kalau memang benar adanya persyaratan tersebut artinya disdukcapil OKI melanggar aturannya sendiri, jeruk makan jeruk namanya,"tambahnya.


Terkait permasalahan ini Kepala Bidang(Kabid) Pelayanan dan Pendaftaran Penduduk Hj Samsiah saat dikonfirmasi diruang kerjanya menjelaskan memang aturan yang ada untuk pembuatan KK seperti itu adanya,"Kita akui persyaratan pembuatan KK sebelumnya tidak rumit seperti yang diterapkan sekarang, namun yang diterapkan sekarang bukan aturan baru memang aturan lama yang selama ini mekanismenye kita permudah demi kelancaran pengurusan KK karena menindaklanjuti rapat di pusat beberapa waktu yang lalu aturan tersebut kita terapkan agar legalitas kependudukan warga bisa terjamin sesuai harapan pemerintah,"ujarnya.


Sambung dia kalau memang ada warga yang merasa rumit dalam pengurusan data kependudukan hal yang wajar,"Kalau untuk pembuatan KK yang pindah alamat tidak perlu mengisi f1 asalkan didalam KK tidak ada yang berubah dan juga untuk pembuatan KKnya persyaratan fhotocopi buku nikah itu tidak menjadi persyaratan mutlak artinya persyaratan ini tidak menjadi keharusan dalam pembuatan KK, kalau tidak ada surat nikah akan kita tulis didalam KK sesuai pengajuan persyaratan yang ada,"paparnya.


Sama halnya yang disampaikan Kabid Catan Sipil(Capil) Septa, dirinya menyampaikan untuk pembuatan Akta Lahir memang diperlukan persyaratan kependudukan yang legal di akui ataupun di sahkan oleh pihak terkait,"Seperti halnya surat bukti kelahiran itu harus yang asli,fhotocopi surat nikah dilegalisir oleh KUA ,persyaratan tersebut memang aturan bukan kita mempersulit masyarakat,"jelasnya.


Selanjutnya terkait KK mengenai alamat lahir anak harus ditulis alamat asal daerah ini juga mengacu kepada aturan yang ada,"Ditahun 2018 bulan april kita sudah mulai menerapkan aturan untuk pembuatan Akta Lahir alamat yang ditulis di KK berdasarkan alamat asal daerah bukan desa ataupun kecamatan,artinya alamat lahir si anak kita buat lahir di kabupaten OKI dan di KK pun harus seperti itu,bagi KK yang sudah terlanjur di buat alamat desa ataupun kecamatan kita perbolehkan tetapi alangkah baiknya KK tersebut diganti KK baru,"urainya.


Saat ditanya terkait aturan yang mengatur hal aturan tersebut Septa mengatakan diterapkan aturan itu berdasarkan petunjuk penulisan yang ada di f1 nomor 9 tentang penulisan alamat di KK harus menuliskan alamat lahir daerah asal,"Kita sempat rapat dijakarta dan hal ini menjadi bahasan, rupanya kabupaten OKI sudah ketinggalan dari kabupaten lain dalam penerapan aturan penulisan alamat lahir ini,seperti kabupaten muara enim, muba dan juga kota palembang sudah menerapkan sesuai petunjuk penulisan di f1 ini, ya kita di OKI berupaya untuk mengikuti aturan tersebut,"ungkapnya.(red-aziz)

ONews

ONews

Indeks berita terbaru hari ini dari peristiwa, kecelakaan, kriminal, hukum, berita unik, Politik, dan liputan khusus di Indonesia dan Internasional.

Post A Comment:

9 comments:

  1. Screenshot iklan ini gan.. dapatkan bonus 10% dan 5% extra setiap hari untuk anda dalam bergabung bersama kami di agen BolaVita.. WA : +62812-2222-995

    BalasHapus
  2. MAU MENANG JUDI ONLINE? kunjungi skrg www. bolalvita .site ~
    AGEN DIMANA TEMPAT BERKUMPULNYA PARA PEMENANG !
    PELAYANAN 24jam NONstop! TRANSAKSI tercepat! ADD BBM nya : BOLA VITA
    WA: 0812-2222-995 !

    BalasHapus
  3. BERGABUNGLAH BERSAMA DENGAN KAMI DI B O L A V I T A . S I T E

    BANYAK BONUS & PROMO DI SETIAP HARINYA!!!

    WA : +62812-22-22-995
    BBM : B O L A V I T A / D 8 C 3 6 3 C A

    BalasHapus